Pertanyaan Tentang Sekolah Ramah Anak Yang Sering Muncul

pertanyaan tentang sekolah ramah anak

Sekolah Ramah Anak sebagai suatu program payung untuk memenuhi hak anak termasuk melindungi anak selama anak berada di sekolah sangat penting untuk dilaksanakan. Kita tidak ingin anak kita menjadi korban pelanggaran hak anak selama mereka berada di sekolah, kasus yang terjadi di sekolah mulai dari kekerasan sampai keracunan makanan bahkan sampai pada kasus kematian karena kecelakaan di sekolah dapat dan harus dihindarkan.

Sebagai persiapan sekolah menuju sekolah ramah anak, perlu kita persiapkan berbagai upaya sedini mungkin. Mulai dari mempelajari regulasi, juknis, dan beberapa kompenen penting tentang sekolah ramah anak . Selain itu, dapat melalui kuesioner SRA itu sendiri, dari sana kita bisa menterjemahkan beberapa hal yang harus ada dan tidak boleh ada di sekolah. Dalam artikel ini akan disajikan pertanyaan tentang sekolah ramah anak yang biasa dijumpai.

Berikut pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner sekolah ramah anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

 

Kuesioner 1

Kebijakan Sekolah Ramah Anak (SRA)

  1. Apakah ada tata tertib satuan pendidikan yang dibuat bersama-sama dengan peserta didik dan orang tua?
  2. Adakah mekanisme pengaduan tertulis untuk menangani kasus di satuan pendidikan ? (misal: lapor ke guru atau kepsek?)
  3. Adakah mekanisme pengawasan peserta didik selama peserta didik berada di satuan pendidikan (di kantin, dll)?
  4. Apakah satuan pendidikan menyelesaikan kasus yang menimpa peserta didik dengan melibatkan orang tua atau jejaring? (Puspaga, Puskesmas, lembaga layanan kekerasan (misalnya: P2TP2A, UPTD PPA, PPT, RPSA), pemadam kebakaran, polisi, dll. Ket: P2TP2A : Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Puspaga : Pusat Pembelajaran Keluarga PPT : Pusat Pelayanan Terpadu RPSA : Rumah Perlindungan Anak, dll.
  5. Apakah ada alokasi waktu khusus untuk peserta didik menjalankan ibadah di satuan pendidikan ?
  6. Apakah satuan pendidikan mempunyai kebijakan untuk memberikan hukuman untuk peserta didik yang melalukan kesalahan / insisipliner / lalai mengerjakan tugas ?
  7. Apakah ada kebijakan perlindungan anak di satuan pendidikan? (Minimal 2) misalnya : a. Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok b. Kebijakan Bebas Napza c. Kebijakan Kantin Sehat.
  8. Apakah wali kelas memiliki kesepakatan untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan peserta didik?
  9. Apakah satuan pendidikan menerapkan kebijakan menyambut peserta didik di pagi hari? (misalnya 3S, 5S, dll)
  10. Apakah satuan pendidikan menerapkan sistem poin untuk mengukur kesalahan anak?
  11. Apakah satuan pendidikan memiliki kebijakan mengenai pembatasan penggunaan gawai?
  12. Apakah perlu ada pembatasan dan pengawasan penggunaan gawai di sekolah?
  13. Apakah satuan pendidikan memiliki kebijakan anti kekerasan?
  14. Apakah satuan pendidikan memiliki program atau kerja sama dengan jejaring SRA untuk mencegah peserta didik putus sekolah?
  15. Apakah Satuan pendidikan menyebarluaskan SRA ke satuan pendidikan lainnya?
  16. Apakah satuan pendidikan mempunyai sistem pengawasan untuk kegiatan ekstrakurikuler?
  17. Apakah satuan pendidikan mempunyai tim untuk melakukan penyaringan bahan ajar yang bebas dari unsur pornografi, kekerasan, radikalisme dan SARA?

Kuesioner 2

Pelaksanaan Proses Belajar Yang Ramah Anak

  1. Apakah sataun pendidikan sudah menerapkan disiplin positif terhadap peserta didik ? Ket : Disiplin positif adalah pendisiplinan tanpa kekerasan , tanpa hukuman, dan tanpa merendahkan martabat anak, tetapi menekankan pada proses penyadaran anak terhadap kesalahan yang dilakukan.
  2. Apakah ada komunikasi dua arah dalam proses pembelajaran ?
  3. Apakah guru telah menggunakan bahasa positif dalam setiap proses pembelajaranna? Ket: Contoh Bahasa Positif – Buanglah sampah pada tempatnya, BUKAN dilarang membuang sampah sembarangan – Datanglah temat waktu, BUKAN tidak boleh terlambat – Hargai teman kamu, BUKAN jangan menggangu teman kamu, dll
  4. Apakah satuan pendidikan memberikan apresiasi bagi peserta didik yang melakukan kebaikan? Misalnya: pujian, pemberian pin, tepukan di punggung, dll
  5. Apakah satuan pendidikan melaksanakan program kelas menyenangkan? Contoh: penataan ruang kelas, tempat duduk, proses pembelajaran menyenangkan, market day, kelas inspirasi, dll)
  6. Apakah satuan pendidikan mengikuti kegiatan sehari belajar di luar kelas pada tahun lalu ?
  7. Apakah wali kelas / guru BK memiliki keakraban dengan peserta didik?
  8. Apakah guru mengembangkan budaya lokal dan kecakapan hidup sosial dalam pembelajaran ?
  9. Apakah satuan pendidikan melakukan penilaian bagi peserta didik berbasis proses dan mengedepankan penilaian otentik?
  10. Apakah satuan pendidikan mempunyai program yang dapat membangkitkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air pada peserta didik?

Kuesioner 3

Pendidik dan Tenaga Kependidikan Terlatih Konvensi Hak Anak (KHA)

  1. Apakah pendidik atau tenaga kependidikan mengetahui tentang hak anak ?
  2. Apakah pendidik atau tenaga kependidikan pernah mendapatkan pelatihan konvensi hak anak (minimal 2 orang)?
  3. Apakah pendidik atau tenaga kependidikan pernah mendapatkan pelatihan tentang Sekolah Ramah Anak (minimal 2 orang)?
  4. Apakah pendidik atau tenaga kependidikan yang telah mendapatkan pelatihan memiliki sertifikat pelatihan KHA/SRA?

Kuesioner 4

Sarana dan Prasarana Ramah Anak

  1. Apakah ruang kelas dan perlengkapannya dibersihakan secara rutin?
  2. Apakah masih terdapat sarana yang membahayakan anak? (misalnya suduh meja yang runcing)
  3. Apakah tersedia fasilitas kesehatan / UKS / lainnya yang memadai? (minimal perlengkapan P3K)
  4. Apakah pelaksanaan pelayanan di fasilitas kesehatan / UKS / lainnya di satuan pendidikan dapat memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K)?
  5. Apakah rak buku di perpustakaan / pojok baca aman dan mudah di jangkau oleh peserta didik?
  6. Apakah tersedia lingkungan yang aman dan tertata rapi?
  7. Apakah terdapat tanaman berduri di lingkungan sekolah?
  8. Apakah satuan pendidikan memberikan rambu-rambu untuk tempattempat yang membahayakan peserta didik (tangga curam, dinding yang sudah retak, lantai licin, dll)
  9. Apakah tersedia fasilitas toilet yang terpisah dan berjarak di lokasi yang berbeda untuk laki dan perempuan?
  10. Apakah letak toilet mudah diawasi?
  11. Apakah toilet dibersihkan setiap hari?
  12. Apakah ada sarana tempat cuci tangan?
  13. Apakah tersedia ari bersih secara memadai dan mengalir?
  14. Apakah tersedia kotak saran di tempat strategis dan ada dokumen tindak lanjut secara periodik?
  15. Apakah ada ruang khusus untuk konsultasi bagi peserta didik?
  16. Apakah satuan pendidikan memilik kantin?
  17. Apabila memiliki, apakah penjaga kantin memiliki pengetahuan tentang kantin sehat dan pangan jajan sehat?
  18. Apakah makanan, minuman dan sarana kantin dimonitor dan dievaluasi secara berkala?
  19. Apakah di satuan pendidikan memiliki pagar? (pagar berupa tanaman / pagar permanen )
  20. Apakah di satuan pendidikan memiliki penjaga?
  21. Apakah di toilet perempuan tersedia tempat sampah khusus pembalut?
  22. Apakah seluruh pintu di satuan pendidikan berfungsi dengan baik?
  23. Apakah satuan pendidikan menyediakan tempat untuk beribadah sesuai dengan agama yg dianut?
  24. HANYA DIISI OLEH PAUD/KB/TK/RA : Apakah di satuan pendidikan menyediakan Alat Permainan Edukatif (APE) yang memenuhi SNI?
  25. HANYA DIISI OLEH PAUD / KB / TK / RA : Apakah di satuan pendidikan menyediakan perlengkapan toilet sesuai dengan ukuran peserta didik?
  26. HANYA DIISI OLEH SEKOLAH INKLUSIF : Apakah di satuan pendidikan menyediakan toilet bagi penyandang disabilitas?
  27. Apakah di satuan pendidikan tersedia internet sehat?

Kuesioner 5

Partisipasi Peserta Didik

  1. Apakah guru melibatkan peserta didik dalam membangun proses pembelajaran yang menyenangkan (misalnya usulan belajar di luar kelas, dsb) ?
  2. Apakah guru melibatkan peserta didik dalam penataan (rotasi) tempat duduk? (bisa dengan melibatkan salah satu peserta didik saja (perwakilan) atau melibatkan seluruh peserta didik)
  3. Apakah guru melibatkan peserta didik dalam penataan ruang kelas? (perwakilan peserta didik)
  4. Apakah guru melibatkan peserta didik dalam rapat membahas program satuan pendidikan? (perwakilan peserta didik)
  5. Apakah guru melibatkan peserta didik dalam merencanakan serta mengembangkan kreativitas dan budaya (ekstrakurikuler, pentas seni, masa perkenalan sekolah, dll)?
  6. Apakah guru melibatkan peserta didik dalam menata lingkungan satuan pendidikan? (semua peserta didik)

Kuesioner 6

Partisipasi Orang Tua, Lembaga Masyarakat (LM), Dunia Usaha, Stakeholder lainnya, dan Alumni

  1. Apakah satuan pendidikan melibatkan orang tua dalam penentuan kebjiakan? (bisa perwakilan / seluruh ortu atau komite satuan pendidikan)
  2. Apakah satuan pendidikan melibatkan orang tua dalam menentukan kegiatan ekstrakurikuler? (apakah perwakilan / seluruh ortu atau komite satuan pendidikan)
  3. Apakah satuan pendidikan melibatkan orang tua dalam penerapan praktik baik SRA?
  4. Apakah ada bentuk grup komunikasi yang dibentuk antara orang tua dan guru / wali kelas untuk mengontrol dan mendampingi peserta didik di rumah atau di satuan pendidikan? (misal: Group Whatsapp, BBM, dll)
  5. Apakah satuan pendidikan melibatkan Lembaga Masyarakat dalam membentuk SRA?
  6. Apakah satuan pendidikan melibatkan Alumni dalam membantu penyelenggaraan SRA?
  7. Apakah satuan pendidikan melibatkan pihak terkait dalam upaya melindungi peserta didik di satuan pendidikan? (konteks keamanan: apakah melibatkan pihak berwajib / satpam / RT / RW / polisi, dll)
  8. Apakah satuan pendidikan melibatkan dunia usaha dalam membantu penyelenggaraan SRA?
  9. Apakah satuan pendidikan mendorong orang tua untuk menyediakan waktu, pikiran, tenaga dan materi sesuai kemampuan untuk memastikan peningkatan tumbuh kembang, minat, bakat, dan kemampuan peserta didik?
  10. Apakah satuan pendidikan melibatkan orang tua dalam mengawasi kemanan, keselamatan, dan kenyamanan perserta didik termasuk memastikan penggunaan internet sehat dan media sosial yang ramah anak?
  11. Apakah satuan pendidikan melibatkan orang tua dalam menyusun dan melaksanakan program terkait SRA?

Kuesioner 7

Kuesioner Guru dan Tenaga Kependidikan

 

  1. Sebutkan kegian-kegiatan inovatif yang dibuat oleh satuan pendidikan untuk mendukung SRA!
Demikian informasi tentang kuesioner sekolah ramah anak, kuesioner ini terdapat di web https://kuesioner-sra.kemenpppa.go.id/ untuk bisa membukanya harus menggunakan username dan password dari kementerian. Dalam artikel diatas telah disajikan pertanyaan tentang sekolah ramah anak. Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan pedoman dalam menilai atau persiapan menuju sekolah ramah anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *